Berita Desa
Peringatan Haul Ke-47 Kubah Kuning ( Kai Abdullah Bin Ahmad ) Desa Tarung Manuah Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas
Minggu, 19 Oktober 2025
Tarung Manuah, Minggu, 19 Oktober 2025 – Suasana penuh khidmat menyelimuti acara Haul Kai Abdullah bin Ahmad yang dilaksanakan pada hari Minggu, 19 Oktober 2025 pukul 08.00 WIB. Kegiatan tahunan ini digelar sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa serta keteladanan almarhum Kai Abdullah bin Ahmad, sosok yang dikenal sebagai Guru Ngaji sekaligus tokoh masyarakat yang bijaksana dan penuh kasih terhadap sesama.
Peringatan Haul berlokasi di Ray 6 RT IV Desa Tarung Manuah Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas telah melaksanakan Kegiatan Haul Kubah Kuning ( Kai Abdullah Bin Ahmad ) yang ke - 47
Acara haul tahun ini terasa istimewa karena dihadiri langsung oleh Habib Alwi bin Abdillah Ba'abud, seorang ulama yang dikenal luas karena dakwahnya yang menyejukkan hati dan penuh makna. Kehadiran beliau memberikan warna tersendiri bagi para jamaah yang datang dari berbagai daerah untuk mengikuti rangkaian kegiatan haul.
Dalam tausiyahnya, Habib Alwi bin Abdillah Ba'abud menyampaikan pentingnya meneladani akhlak para ulama terdahulu, termasuk Kai Abdullah bin Ahmad yang dikenal dengan ketawadhuan, keikhlasan, dan semangat pengabdiannya kepada masyarakat serta agama. Beliau juga mengingatkan jamaah agar menjadikan momen haul bukan sekadar acara tahunan, tetapi juga sebagai sarana introspeksi diri dan mempererat ukhuwah islamiyah.
peringatan haul ini dihadiri oleh kurang lebi 4.500 Jamaah yang berasal dari masyarakat desa tarung manuah, Masyarakat Warga Batu Nindan, Masyarakat Belanti Siam dan Warga luar Seperti Barabai, Pelaihari, Anjir, Maliku, Mintin dan juga warga luar lainnya.
Kegiatan Haul kai abdullah bin ahmad juga dibantu oleh para Personil Polsek Basarang,relawan dari Desa Batu Nindan, Relawan Belanti Siam, Relawan MIntin KM 19, Relawan Dari Kapuas, Relawan Laung Kuning dan Relawan dari Warga Setempat
Acara diawali dengan pembacaan maulid dan tahlil bersama, dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan, serta doa bersama untuk almarhum. Suasana kebersamaan begitu terasa, di mana para hadirin duduk bersila dengan penuh khusyuk, menyimak setiap lantunan doa dan nasihat yang disampaikan.
Tak hanya menjadi ajang spiritual, kegiatan haul ini juga mempererat hubungan antarwarga dan memperkuat nilai-nilai gotong royong yang sudah menjadi tradisi masyarakat setempat. Panitia dan warga bergotong royong menyiapkan segala keperluan acara, mulai dari konsumsi, tempat duduk, hingga kebersihan lingkungan sekitar lokasi kegiatan.
Dengan berakhirnya acara sekitar menjelang siang, para jamaah pulang dengan hati yang tenang dan penuh rasa syukur. Haul Kai Abdullah bin Ahmad tahun 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa semangat keagamaan dan kebersamaan umat tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.